Bahan Katun
Bahan Katun

Mengenal Bahan Kain Katun, Karakteristik, Kelebihan dan Kekurangannya

Posted on

Kain Katun – Bila kamu sedang ingin membuat busana pakaian sendiri dengan menggunakan bahan kain katun sebagai bahan dasarnya.

Walau pun kain katun ini memiliki banyak macam atau jenis nya, dengan begitu kamu bisa pilih sesuai dengan keinginan kamu.

Pada artikel ini akan dibahas tentang bahan katun mulai dari mengulas tentang kain katun, karakteristik, tekstur, jenis-jenisnya, kelebihan dan kekurangan serta harganya.

Oleh karena itu bisa kamu simak artikel ini sampai dengan selesai untuk mengetahui informasi tentang bahan cotton.

Apa Itu Kain Katun?

Bahan kain katun adalah salah satu jenis kain yang banyak digunakan oleh masyarakat Indonesia.

Kain Katun
Kain Katun

Bahan kain cotton ini terbuat dari serat kapas alami atau gossypium, sering juga disebut sebagai cotton.

Bahan katun ini sering digunakan sebagai bahan dasar produksi pakaian.

Karakteristik Bahan Kain Katun

Beberapa karakteristik dari kain cotton ini seperti berikut :

  • Kain cotton memiliki tekstur kain yang lembut dan halus.
  • Kain ini nyaman saat di pakai.
  • Cara merawat pakaian berbahan kain cotton ini mudah.
  • Kain ini memiliki sifat yang kuat serta tahan lama.
  • Jenis kain ini cocok untuks segala musim
  • Kain cotton ini tidak menyebabkan alergi.
  • Kain mudah menyerap keringat
  • Bahan kain cotton ini tidak terlalu tebal
  • Dengan ukuran yang tidak terlalu tebal, kain ini jadi lebih enteng atau ringan

Kelebihan Kain Katun

Bila dilihat dari karakteristik kain cotton ini, pasti kamu sudah bisa menebak apa saja kelebihan yang dimiliki kain ini.

Berikut ini beberapa kelebihan dari bahan kain cotton yang perlu kamu ketahui :

1. Terasa Nyaman Saat di Pakai

Kelebihan yang pertama dan yang paling penting adalah tentang kenyamanan.

Kain cotton ini memiliki tingkat kenyamanan yang bagus serta, kain yang lembut dikulit, jadi tidak khawatir akan terjadi gesekan dengan kain yang kasar.

2. Daya Tahan Yang Kuat

Jenis kain ini mempunyai daya tahan yang kuat, sehingga tidak mudah sobek bila digunakan.

Karena daya tahannya yang bagus bila sering di cuci pun kain ini akan tetap aman.

3. Mudah Menyerap Keringat

Selanjutnya adalah bahan kain katu yang terbuat dari kapas alami ini mempunyai daya serap air yang bagus.

Jadi akan sangat mudah sekali menyerap keringat saat di pakai dan tidak mudah berbau, hal itu menambah kenyamanan dari kain ini.

4. Adem Saat di Pakai

Pakaian yang menggunakan bahan dasar kain cotton ini, akan terasa sejuk dan adem serta lembut di kulit.

Karena kelebihan itu, kain cotton ini banyak digunakan sebagai bahan pembuatan kaos.

Sebab itu pakaian berbahan katun ini cocok untuk segala keadaan, walau pun cuaca panas.

5. Tidak Menyebabkan Alergi

Disebabkan kain cotton terbuat dari kapas yang lembut hal tersebut meminimalisir terjadinya gesekan dengan kulit yang menyebabkan alergi.

Kain ini menghindari pemakainya dari bakteri karena kain ini mempunyai dasa serap keringat yang bagus.

Jadi dalam pemakaian busana berbahan kain cotton ini terasa sejuk dan nyaman saat di pakai.

6. Mudah Untuk di Sablon

Selain mudah untuk disablon hasil dari sablonnya juga akan tampak bagus.

Contohnya pada kaos yang disablon, tampilan sablonnya tampak bagus.

Kekurangan Kain Katun

Setelah mengetahui kelebihan dari bahan katun, selanjutnya adalah kekurangan kain cotton.

Berikut beberapa kekurangan pada kain cotton :

1. Kain Mudah Kusut

Ada beberapa jenis kain cotton yang sangat muda kusut bila sedang di pakai.

Apalagi yang bahan kainnya agak lebih tebal, karena bahannya jadi kuat serta tidak mudah sobek.

Maka dari itu cara merawatnya bila sudah di cuci dan di jemur pastikan disetrika dengan benar agar kain bisa halus dan nyaman lagi bila digunakan.

2. Beberapa Jenis Katun Menerawang

Dari banyak nya jenis kain cotton, ada juga yang teksturnya tipis dan menerawang saat di gunakan.

Maka dari itu untuk jenis cotton ini perlu ditambahkan puring atau inner, agar tidak menerawang.

Jenis Jenis Kain Katun

Jenis kain katun ini terbagi dua yang didasarkan kepada bahan pembuatannya dan juga cara pembuatannya.

Ulasan singkat dari 2 type kain cotton serta jenis jenis kain katunnya, sebagai berikut ini.

Bahan Katun Premium

A. Jenis Kain Katun Berdasarkan Pada Bahannya

Yang perlu kamu ketahui bahwan jenis kain cotton ada banyak jenisnya, salah satu yang membedakannya adalah dari bahan yang digunakan.

Berikut beberapa jenis kain cotton yang berdasarkan dari Bahan Pembuatannya.

1. Kain Cotton Biasa

Bahan kain katun biasa memiliki ciri tekstur yang sedikit tipis dan juga kaku, kain ini memiliki daya serap yang sedang.

Harga kain katun biasa ini bahkan lebih murah dari pada kain cotton yang bermotif.

2. Kain Cotton Jepang

Salah satu jenis kain katun yang harganya lebih tinggi dibandingkan dengan kain katun biasa adalah kain katun jepang disebabkan kualitasnya.

Karena kain cotton jepang ini dibuat dengan bahan combed asli 100%. Menjadikan kain ini memiliki ciri seperti daya serap tinggi dan halus.

Kain katun jepang ini memiliki corak dan motif yang penuh dan terlihat cerah, banyak pilihan motif yang bisa kamu pilih.

3. Kain Cotton Silk Sutera

Bahan dari cotton silk sutra adalah dari kepompoang ulat sutera yang di kombinasikan dengan cotton asli.

Kain ini memiliki tekstur yang sangat lemut, ringan sertanya nyaman saat digunakan.

Daya tahan kain silk sutera ini juga cukup kuat serta tidak mudah rusak.

Kain ini sering digunakan sebagai bahan dasar pembuatan rok atau dress.

4. Kain Cotton Paris

Selanjutnya adalah kain katun paris, ada 2 macam dari jenis cotton paris ini.

Yang pertama adalah kain paris polos dan yang kedua adalah kain paris bermotif.

Untuk yang polos tampilannya hampir serupa dengan kain katun biasa, tetapi lebih tipis dan menerawang.

Untuk kisaran harga kain katun paris polos ini lebih murah dibandingkan dengan kain katun biasa.

Dan untuk kain katun paris motif hampir memiliki kemiripan dengan jenis kain katun jepang, tetapi kain katun paris motif lebih tipis.

Untuk harganya pun lebih terjangkau dari pada kain katun jepang.

5. Kain Cotton Rayon

Kain katun lainnya adalah kain cotton rayon, jenis kain ini berbeda dengan jenis katun bangkok.

Karena kain ini memiliki ciri khas sedikit licin dan bahan kain jatuh disebabkan bahan kain yang ringan.

Kain ini pun adem serta mudah menyerap keringat tetapi salah satu kelemahannya adalah kain jenis cotton rayon ini mudah sekali kusut.

6. Kain Cotton Bangkok

Jenis kain cotton bangkok ini sesuai namanya berasal dari bangkok, teksturnya lebih kasar bila dibandingkan dengan kain cotton biasa.

Kain ini pun mempunyai ketebalan yang tipis, serta beberapa jenis kainnya ada yang transparan atau menerawang.

Kain jenis ini digunakan sebagai bahan dasar pembuatan klouse, kemeja dan sebagainya.

7. Kain Cotton Minyak

Bahan kain katun minyak ini masih kurang familiar, masih jarang yang mengetahui tentang jenis kain ini.

Dari karakteristiknya tidak berbeda jauh dengan jenis kain cotton lainnya, hanya saja permukaan dari kain ini terkesan berminyak.

Yang paling mendekatai kain cotton sutera yang berbeda dari mengkilapnya permukaan kain.

Tetapi untuk kilap seperti minyaknya lama kelamaan bila sering dicuci akan hilang sendiri.

8. Kain Cotton Cina

Jenis kain cotton ini menggunakan bahan cotton twill, kain ini mirip sekali dengan jenis kain cotton jepang.

Yang membedakan jenis kain katun cina ini lebih tipis serta mempunyai warna yang kurang kuat.

Biasanya jenis kain ini digunakan sebagai bahan sprei.

9. Kain Cotton Linen

Untuk jenis kain cotton linen ini memiliki harga yang cukup mahal, disebabkan proses dalam pembuatannya yang rumit.

Karakteristik kain cotton linen ini agak kaku, adem serta lembut di kulit.

Bahan cotton linen ini kebanyakan digunakan untuk bahan dasar busana casual perempuan atau pun laki-laki.

10. Kain Cotton Flanel

Cotton flanel ini terkenal sekali untuk bahan dasar kemeja, karena ciri khas kain ini adalah tebal.

Hal itu disebabkan karena bahan bakunya adalah wol, sehingga bisa menghangatkan tekstur kain juga lembut.

B. Jenis Kain Cotton Berdasarkan Cara Membuatnya

Untuk kain katun itu memiliki 2 jenis kain berbeda. Yaitu jenis cotton combed dan jenis katun carded.

Harga Kain Katun

Bahannya sama saja yang membuat berbeda adalah pada kegiatan pembuatan serta kelembutan dari kainnya.

Dibawah ini penjelasan dari masing-masing jenis cotton tersebut :

1. Kain Katun Combed

Kain katun ini terbuat dari benang combed, benang combed ini dibuat menggunakan serat kapas yang sudah diproses dengan jangka cukup panjang.

Kain cotton combed ini proses pembuatannya lebih panjang dibandingkan dengan cotton carded.

Untuk prosesnya sendiri disebut combing process, yaitu proses penyisiran yang nantinya akan mendapatkan serat kapas yang berkualitas tinggi.

Kegiatan tersebut dilakukan sebelum proses memintal serat kapas menjadi benang katun combed.

Pada proses combing ini, penyisiran bertujuan untuk membersiskan kotoran yang terlewat pada proses sebelumnya.

Pada proses ini juga berfungsi untuk mengeluarkan serat-serat kapas yang berukuran pendek.

Yang nantinya hanya akan menghasilan ukuran serat kapas yang panjang dengan kualitas tinggi.

Karena proses-proses tersebut membuat bahan kain katun combed ini sangat lembut serta halus.

Harga kain ini lebih mahal di bandingkan jenis kain yang lain karena ada kualitas kain yang halus, lembut serta lebih kuat.

2. Kain Katun Carded

Untuk kain cotton carded ini berbeda dengan kain cotton combed, kain ini dibuat dengan menggunakan bahan benang yang bernama carded.

Pembuatan kain cotton carded ini memerlukan beberapa tahapan proses, yaitu combing atau penyisiran yang berfungsi menghasilkan serat berkualitas serta jadi lebih halus.

Prosesnya combing yang hampir sama dengan proses cotton combed, tetapi hasilnya tidak sama seperti kain cotton combed.

Karena hasil yang di dapatkan sedikit kasar serta kurang seragam, berbeda dengan combed yang didapatkan halus.

Hal tersebut akan berdapak kepada kualitas kain cotton yang dihasilkan, untuk ciri khas kain cotton carded ini adalah terasa kasar.

Kegunaan Kain Katun

Bahan Cotton mempunyai banyak kegunaan sebagai bahan dasar pembuatan busana.

Berikut ini adalah beberapa kegunaan dari bahan kain cotton :

1. Kaos

Bahan cotton ini sering sekali digunakan sebagai bahan dasar pembuatan kaos, karena kaos dengan bahan katun ini banyak sekali diminati oleh kaula muda.

Disebabkan bahan yang adem, serta kain katun ini sangat mudah sekali di sablon dan menghasilkan sablon yang bagus.

Kaos dengan sablon desain yang berbeda-beda ini menjadi favorit para anak muda dalam memilih model pakaian.

2. Kemeja

Kain ini juga bisa dijadikan sebagai bahan dasar pembuatan kemeja yang berkualitas.

Model kemeja yang bisa dibuat dengan bahan katun ini beraneka ragam, bisa untuk kemeja formal atau pun kemeja casual.

3. Blouse

Selain kaos dan kemeja bahan cotton ini juga bisa digunakan sebagai bahan untuk membuat blouse.

Salah satu pertimbangannya adalah kain cotton ini lebih rapih, tidak mudah kusut serta mudah untuk di tata.

4. Celana

Kain cotton ini juga bisa di gunakan untuk membuat celana, celana yang dibuat dari bahan ini lebih awet.

Kelebihannya lagi yaitu tidak mudah robek saat digunakan, serta tidak panas.

5. Dress

Salah satu jenis pakaian yang banyak menggunakan bahan cotton adalah dress.

Kamu bisa cek di pasaran banyak sekali dress yang dijual yang bahan dasarnya adalah kain cotton.

Dari model dress yang simpel sampai yang mewah serta dress yang bermotif.

6. Gamis

Gamis juga merupakan salah satu busana yang banyak dibuat menggunakan bahan kain cotton.

Karena karakteristik kain cotton yang lembut, adem, tidak menerawang serta tidak mudah rusak menjadi pertimbangan pembuatan gamis.

7. Sprei

Selain untuk membuat busana kain cotton ini juga bisa digunkan untuk sprei.

Karena kain ini mempunyai karakter yang adem serta lembut menjadikannya cocok untuk bahan sprei.

Ada banyak produk sprei yang menggunakan jenis kain cotton sebagai bahan dasarnya, serta jenis sprei cotton ini banyak digunakan oleh masyarakat.

8. Kerudung

Jenis kain katun yang modelnya tipis serta jatuh menjadi bahan untuk membuat produk kerudung.

Ada berbagai model kerudung yang bisa dibuat dengan bahan dasar kain cotton ini, dan produk kerudung ini banyak dicari karena bahan yang adem lembut serta mudah ditata.

Cara Mudah Merawat Pakaian Dengan Bahan Katun

Busana yang menggunakan bahan dasar cotton merupakan salah satu favorit para wanita.

Jenis Kain Katun

Hal ini karena karakteristik kain cotton yang nyaman digunakan, ringan, seta adem.

Apalagi untuk Indonesia yang memiliki iklim tropis, bahan cotton menjadi pilihan yang tepat, karena adem bila digunakan dicuaca panas serta bahan yang ringan.

Bila kamu mempunyai banyak pakaian yang menggunakan kain cotton, kamu juga harus tau bagaimana cara merawat pakaian berbahan katun.

Berikut adalah tips yang bisa kamu lakukan, untuk merawat pakaian yang berbahan kain katun.

1. Pemakaian Yang Tepat

Yang pertama harus kamu ketahui adalah kapan waktu yang tepat menggunakan busana berbahan cotton ini.

Bila kamu salah waktu dalam menggunakan pakaian berbahan katun ini, maka bisa jadi pakaian bahan katun kamu lebih cepat rusak.

Seperti karakteristik dari kain cotton ini yang bagus sekali dalam menyerap keringat, maka waktu yang cocok adalah pada musim kemarau.

Pakaian berbahan katun ini paling tepat digunakan di cuaca panas, karena tekstur kain yang lembut, adem serta menyerap keringat.

Berbeda bila digunakan dimusim hujan, bahan kain cotton ini akan cepat rusak dan warnanya akan cepat pudar.

2. Perhatikan Garis Jahitan Pada Pakaian

Bila kamu mempunyai pakaian yang menggunakan bahan cotton sebaiknya kamu cek lagi jahitannya.

Karena bisa saja jahitan pada pakaian kamu ada yang longgar atau pun putus benangnya.

Untuk itu kamu bisa pergi ke tukang jahit untuk mendouble jahitan pada pakaian kamu, tips ini tidak bisa di lakukan untuk jenis kain satin atau sutera.

Tips diatas bisa kamu lakukan untuk mencegah robeknya pakaian kamu disebabkan jahitan yang longgar.

3. Noda Pada Pakaian Berbahan Katun

Bila pakaian digunakan di musim kemarau pastinya akan berkeringat dan meninggalkan noda pada bagian leher serta pada bagian ketiak.

Bisa juga bila menggunakan parfum yang berlebihan akan meninggalkan noda pada pakaian dengan bahan cotton.

Bila hal tersebut terjadi pada kamu, segera kamu harus mencuci pakaian dengan cara merendamnya terlebih dahulu dengan deterjen.

Kamu juga membersikanya dengan cara menguceknya pada bagian yang terdapat noda agar noda tidak lagi berbekas.

4. Cara Mencuci Pakaian Bahan Katun

Untuk pakaian catton kamu bisa cuci dengan menggunakan tangan agar umur pakaian kamu lebih panjang.

Walaupun kain cotton akan terlihat menyusut kamu tak perlu cemas.

Bila mau menggunakan mesin cuci, sebelum itu kamu pisahkan pakai yang berbeda jenis kain, dan membalik pakaian sebelum di masukan ke mesin cuci.

5. Menyimpan Pakaian

Setelah dari proses penggunaan yang tepat, pencucian dan juga menjemur, selanjutnya adalah pada tahap penyimanan.

Penyimpanan yang benar dan rapi, sebelum disipkan kamu bisa setrika pakaian bahan cotton ini dengan suhu sedang atau hangat, agar tidak merusak kain cotton.

Selanjutnya kamu bisa menyimpan pakaian di lemari yang mempunyai suhu sejuk dan kering.

Jangan sampai pakaian bahan katun ini terpapar sinar matahari langsung dan berada pada suhu lembab.

Harga Kain Katun Per Meter

Berikut ini estimasi harga bahan katun per meter nya, setiap tempat atau toko bisa berbeda-beda harganya karena beberapa faktor.

Jenis Kain KatunHarga
Kain Cotton King KoilRp. 25.000 Per Meter
Kain Cotton JepangRp. 27.000 Per Meter
Kain Cotton PoplinRp. 30.000 Per Meter
Kain Cotton CembreRp.30.000 Per Meter
Kain Cotton RamiRp. 31.500 Per Meter
Kain Cotton TwillRp. 36.000 Per Meter
Kain Cotton IMARp. 38.000 Per Meter
Kain Cotton ParisRp. 39.300 Per Meter
Kain Cotton BordirRp. 5.000 Per Meter
Kain Cotton TomiRp. 50.000 Per Meter

(Nama Kain)